Agustus – Kisah Para Rasul 2 : 41 -47

“Harapan Dalam Delapan Dekade Menanam, Menyiram, dan Bertumbuh”

Roby Oszaer

ROBelajar dari Jemaat mula – mula, ada beberapa esensi yang harus dipenuhi:

  1. Komite; Berpaut pada Firman. Semua ajaran Rasul harus dipahami
  2. Terhubung dengan kelompok.Agar firman dapat diterima secara pribadi, harus ada ikatan
  3. Konfirmasi terhadap kehidupan kelompok sehingga menjadi kesaksian. Peran Roh kudus sangat penting dalam hal ini
  4. Kepedulian sosial. Hal ini membuat jemaat hidup dalam kesejahteraan dan sukacita
  5. Bermisi, ini soal bagaimana suka cita yang kita punya tertular bagi orang lain.

Pdt. A. Kesaulya

Sebagai seorang utusan, kita harus aktif dan terbuka. Rasul Paulus mengajarkan kita; berusalahan terbukaA KESAULYA untuk mereka tapi jangan menjadi mereka, itu semata mata hanya untuk memenangkan mereka ( 1Korintus 9). Kita harusnya bergerak untuk mengangkat mutu jemaat, bukan terus menunggu. Dalam hal memberi, Jemaat mula – mula telah memberikan contoh yang sangat baik. Berapa banyak dari kita sekarang yang dengan sukarela memberi apa yang ada padanya? Saat ini kita hidup dalam era krisis kerja pelayanan. Karena itu, mintalah Roh kudus untuk menggerakan hati kita, agar kita kembali aktif bagi pelayanan ini.

 Pieter Sangadji

Mari kita lihat penyebab kalimat – kalimat Petrus dapat menggugah Jemaat saat itu. ROH KUDUS,

Piet

Dialah penyebabnya. Mari kita renungkan lagi, apa sekarang kita masih mengan dalkan Roh Kudus?

Semua orang dapat mendengarkan Firman tiap hari, tapi bila tidak meminta Roh kudus untuk menuntun, tidak akan berarti apa yang didengar. Karena itu, mintalah Roh Kudus menuntun kita

Abe Pattimahu

AbeJemaat mula – mula menyatakan rasa kebersamaan dan sepenanggungan. Rasa empati menjadi hal penting , sepanjang hal itu tidak dimiliki saat ini, mustahil kehidupan jemaat mula – mula dapat terwujud saat ini.

Glen Pietersz

GlenBanyak dari kita salah melihat cara Petrus dalam bacaan ini. Petrus dapat menggugah semua orang karena kerja Roh Kudus. Banyak orang sekarang ini berbicara dengan berapi – api dan merancangkan sesuatu dengan pengertian diri sendiri, akhirnya saat tidak memberikan hasil yang baik, muncullah persungutan dan hilang semangat. Saya yakin, Petrus tidak hanya berbicara tapi juga memberikan teladan yang baik sehingga berpengaruh besar terhadap kehidupan jemaat. banyak dari kita yang berbicara tanpa tindakan. Tuhan pernah menunjukan penyertaannya bagi kita, masih ada harapan. Marilah kita minta Roh Kudus menuntun untuk tidak bersungut dan tetap semangat menyiram apa yang sudah ditanam, dan percaya Tuhan pasti memberikan pertumbuhan.

Lourens Makatipu

makatipu

Kita hidup pada zaman dimana Injil telah mengalami pengikisan. Namun kita harus tetap berpegang teguh pada Injil kristus sehingga kehidupan jemaat mula – mula dapat terwujud hingga saat ini. Kebersamaan kita dalam panggilan menyampaikan kabar sukacita harus terus terbangun. Panggilan itu ditujukan bagi mereka yang masih tertinggal, dengan merubah pola pikIr mereka. Janganlah sesaat tapi berusahalah untuk terus menerus sehingga akan ada pertumbuhan iman yang baik.

Be Sociable, Share!